Pagar Rumah Minimalis ModernKEBERADAAN pagar rumah tidak dapat
disangkal merupakan aksesori yang dapat meningkatkan daya tarik sebuah rumah.
Pagar merupakan etalase pertama sebuah rumah. Banyak terdapat pagar rumah.
Namun dewasa ini, pagar rumah minimalis modern sedang menjadi tren yang
digandrungi masyarakat. Selain pagar ini dapat berfungsi sebagai penghalang
tanah antara rumah-rumah dan jalan. Pagar juga dapat lebih mempercantik taman,
di samping itu pagar memberikan privasi.
Pagar juga berfungsi sebagai pengaman untuk mencegah dan membatasi akses orang atau sesuatu yang lain yang tidak dikehendaki. Berdasarkan posisinya yang berdiri kokok di garis terdepan, tentu saja, pagar memiliki nilai tambah dalam meningkatkan karakter rumah jika dirancang sesuai dengan keinginan dan selera pemilik rumah.
Jika pagarnya bagus dan menarik, akan membuat orang yang melihat lebih jauh ke dalam, ke arah taman, dan rumahnya. Sementara itu, jika pagar rata-rata atau kurang menarik, biasanya orang akan melihat secara sepintas. Kondisi di dalam pekarangan dan kebun dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih pagar.
Pemilihan warna pagar, menyesuaikan dengan warna cat dinding rumah. Namun, sebagian besar memilih warna netral, seperti hitam, abu-abu, logam, atau cokelat. Identitas pagar rumah minimalis modern memang akan terkondensasi warna netral dan model seperti garis simetris, baik vertikal maupun horisontal, atau kombinasi keduanya dengan ornament yang minim.
Pertimbangan lain adalah jarak antara rumah dan pagar. Sebaiknya, pagar tidak terlalu tinggi dan tertutup jika jarak antara rumah dan pagar terlalu dekat. Hal ini juga dimaksudkan bahwa rumah masih mendapatkan aliran sinar matahari yang cukup setiap hari. Jika sebuah rumah cukup kecil, ukuran pagar tidak boleh terlalu tinggi sehingga rumah tidak terkesan tenggelam. Sebaliknya, jika rumah lebih dari satu lantai atau area yang luas, maka dapat menggunakan pagar yang lebih besar dan tinggi. Pagar rumah minimalis modern terlihat lebih indah dan nyaman dengan pemilihan bahan dan ukuran yang sesuai, rumah bergaya minimalis. (pusdat)
Model Pagar Minimalis
GAYA minimalis pada intinya merupakan suatu jawaban atas keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalis. Model ini sebagai benyuk protes atas keadaan masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam dengan mengeksploitasi alam habis-habisan. Bangunan rumah merupakan satu-kesatuan dari tema atau karya yang mempunyai maksud tertentu. Oleh karena itu, elemen interior dan elemen eksterior dari sebuah rumah harus kompak dalam satu tema. Pagar sebagai elemen terdepan rumah bisa dijadikan sebagai penentu gaya dari sebuah bangunan, apakah tropis, minimalis, dll. Sebuah rumah dengan konsep minimalis harus menggunakan model pagar yang minimlais juga.
Fungsi pagar tidak hanya sebagai pelindung rumah. Tetapi juga sebagai pemanis dari rumah itu sendiri, sebagai simbol status sosial, serta memberi nilai artistik dari rumah itu sendiri. Yang perlu diperhatikan dalam membuat model pagar minimalis adalah: serasikan model pagar minimalis dengan gaya rumah, lebih cermat dalam memilih bahan dan warna, harus penuh dengan kreativitas, serta selalu menghindari design yang rumit dan sulit. (pusdat)
Tips Desain Pagar Rumah Minimalis
APABILA taman Anda hanya dihiasi rerumputan atau tanah dengan tanaman seadanya, maka pemilihan pagar jenis yang rapat bisa menjadi satu trik untuk menutupi kekurangan taman tersebut. Untuk itu, sebelum mengambil keputusan memilih satu desain pagar tertentu, sebaiknya mempertimbangkan terlebih dulu beberapa hal berikut ini:
1. Gaya pada rumah yang ingin diberi pagar.
Gaya rumah tersebut mengadopsi gaya rumah model apa? Apakah gaya country, modern minimalis, klasik, mediteran, atau lainnya? Atau mungkin mengikuti gaya etnik tertentu. Desain pagar sebaiknya masih satu tema dengan rancangan rumah sehingga pengembangan desain, bentuk, dan detail pagar juga akan mengikuti tema tersebut.
Misalnya desain dari ornamen, pilihan warna, material utama, dan material tambahan tidak akan lari dari tema umum. Untuk pagar rumah minimalis, biasanya memakai bentuk-bentuk yang sederhana dan lurus-lurus tanpa banyak menggunakan permainan bentuk.Hanya menggunakan keragaman dan kombinasi tekstur dari material pembentuknya.
2. Luasan rumah dan jarak terhadap bangunan.
Jarak antara rumah dan pagar juga patut menjadi pertimbangan. Apakah rumah termasuk rumah besar, sedang, atau rumah mungil dengan bentang pagar tidak lebih dari enam meter? Desain pagar rumah mungil sebaiknya jangan terlalu rumit dan warna-warni. Pilihlah bentuk ramping, sederhana, dan proporsional terhadap rumah.
Ukuran pagar yang tinggi, besar, serta terlihat “gagah” akan bagus dan pas untuk rumah yang besar dan luas seperti di perumahan elite. Karena walaupun pagar tinggi tapi karena rumahnya juga besar, maka pandangan terhadap rumah akan tetap terlihat jelas dari luar.
Sementara untuk rumah tipe mungil, sebaiknya tidak menggunakan pagar yang tinggi, sehingga nanti rumahnya malah tertutup semua. Pilih saja pagar yang juga mungil atau transparan. Untuk ukuran dan ketinggiannya biasanya berkisar antara 1,2 sampai dengan 2 meter, bergantung kepadatan lingkungan di sekitarnya.
3. Bentuk, warna, dan proporsinya.
Dalam hal ini, bentuk dan warna akan sangat membantu jika dipilih dengan benar. Untuk rumah ukuran besar dan sedang, ketentuan serta pendekatan desain dan penampilan sama dengan rumah mungil. Tetapi, untuk rumah besar memiliki banyak pilihan desain, lebih fleksibel, ornamen, dan bahan yang dipilih lebih bisa warna-warni. Lebih bisa pula diterapkan dalam berbagai bentuk serta tema. Tren bentuk railing pagar rumah akan selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan variasi bahan bangunan yang ada di pasaran. Selain itu, pengerjaan dengan teknik mesin bubut, teknik las, dan teknik pengecatan yang dimiliki para tukang juga sangat mendukung hasil akhir penerapan satu desain pagar.
Untuk desain pagar rumah minimalis biasanya hanya memakai pola-pola garis simetri, baik horizontal maupun vertikal yang sederhana atau kombinasinya. Sedangkan warnanya hanya menggunakan warna hitam, abu-abu, ataupun putih. Penggunaan warna hitam dan batu-batuan berwarna hitam bakal memberikan kesan kuat dan gagah. Sedangkan warna batuan putih atau krem akan memberi kesan ringan. Demikian pula warna finishing kayu natural akan memberi kesan ringan, sementara warna dark brown atau coffee brown akan memunculkan kesan berat.
4. Material yang dipilih.
Besi merupakan bahan yang banyak dipilih untuk digunakan karena relatif lebih murah dan mudah perawatannya. Di samping kuat, jika finishing-nya baik dan diberi antikarat, besi juga mudah dibentuk.
Terdapat beberapa jenis besi untuk bahan pagar. Misalnya besi cor, besi hollow, baja ringan, dan stainless. Untuk rumah mungil, pilihan pagar dengan material kombinasi besi dengan dinding bata pada bagian bawah sangat disarankan. Kayu juga banyak diminati, terutama jenis kayu keras yang tahan cuaca dan rayap. Jenis ini dapat difinish dengan cat, melamik, atau pelitur.
Untuk rumah mungil, pilihan material kayu disarankan dipotong dengan pola ukuran kecil dan di pasang vertikal. Kombinasi kayu dengan besi juga menjadi pilihan baik untuk rumah besar, sedang, maupun mungil. Kombinasi besi dengan dinding bata lapis jenis batu hias, semacam batu candi, andesit, batu granit, marmer, dan lainnya. Pemakaian jenis batu sebaiknya di-coating dengan polesan yang dijual di pasaran agar awet dan terhindar dari jamur.
Pasang secara vertikal ataupun horizontal atau secara acak dengan diberi tonjolan pada beberapa bagian tertentu untuk memberi kesan dinamis. Susunan batu dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam, baik susun bata, susun sirih, maupun susun rapi, baik secara beraturan ataupun acak. Namun, bidang dasarnya umumnya berbentuk kotak atau persegi panjang.
Untuk pagar rumah mungil, dianjurkan memilih jenis bebatuan selain berwarna hitam seperti batu candi atau andesit. Tetapi, jika tetap diinginkan, sebaiknya hanya dijadikan aksen. Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan semoga membantu dalam memutuskan dan merencanakan membuat pagar di halaman rumah. Semoga bermanfaat.
Pagar juga berfungsi sebagai pengaman untuk mencegah dan membatasi akses orang atau sesuatu yang lain yang tidak dikehendaki. Berdasarkan posisinya yang berdiri kokok di garis terdepan, tentu saja, pagar memiliki nilai tambah dalam meningkatkan karakter rumah jika dirancang sesuai dengan keinginan dan selera pemilik rumah.
Jika pagarnya bagus dan menarik, akan membuat orang yang melihat lebih jauh ke dalam, ke arah taman, dan rumahnya. Sementara itu, jika pagar rata-rata atau kurang menarik, biasanya orang akan melihat secara sepintas. Kondisi di dalam pekarangan dan kebun dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih pagar.
Pemilihan warna pagar, menyesuaikan dengan warna cat dinding rumah. Namun, sebagian besar memilih warna netral, seperti hitam, abu-abu, logam, atau cokelat. Identitas pagar rumah minimalis modern memang akan terkondensasi warna netral dan model seperti garis simetris, baik vertikal maupun horisontal, atau kombinasi keduanya dengan ornament yang minim.
Pertimbangan lain adalah jarak antara rumah dan pagar. Sebaiknya, pagar tidak terlalu tinggi dan tertutup jika jarak antara rumah dan pagar terlalu dekat. Hal ini juga dimaksudkan bahwa rumah masih mendapatkan aliran sinar matahari yang cukup setiap hari. Jika sebuah rumah cukup kecil, ukuran pagar tidak boleh terlalu tinggi sehingga rumah tidak terkesan tenggelam. Sebaliknya, jika rumah lebih dari satu lantai atau area yang luas, maka dapat menggunakan pagar yang lebih besar dan tinggi. Pagar rumah minimalis modern terlihat lebih indah dan nyaman dengan pemilihan bahan dan ukuran yang sesuai, rumah bergaya minimalis. (pusdat)
Model Pagar Minimalis
GAYA minimalis pada intinya merupakan suatu jawaban atas keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalis. Model ini sebagai benyuk protes atas keadaan masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam dengan mengeksploitasi alam habis-habisan. Bangunan rumah merupakan satu-kesatuan dari tema atau karya yang mempunyai maksud tertentu. Oleh karena itu, elemen interior dan elemen eksterior dari sebuah rumah harus kompak dalam satu tema. Pagar sebagai elemen terdepan rumah bisa dijadikan sebagai penentu gaya dari sebuah bangunan, apakah tropis, minimalis, dll. Sebuah rumah dengan konsep minimalis harus menggunakan model pagar yang minimlais juga.
Fungsi pagar tidak hanya sebagai pelindung rumah. Tetapi juga sebagai pemanis dari rumah itu sendiri, sebagai simbol status sosial, serta memberi nilai artistik dari rumah itu sendiri. Yang perlu diperhatikan dalam membuat model pagar minimalis adalah: serasikan model pagar minimalis dengan gaya rumah, lebih cermat dalam memilih bahan dan warna, harus penuh dengan kreativitas, serta selalu menghindari design yang rumit dan sulit. (pusdat)
Tips Desain Pagar Rumah Minimalis
APABILA taman Anda hanya dihiasi rerumputan atau tanah dengan tanaman seadanya, maka pemilihan pagar jenis yang rapat bisa menjadi satu trik untuk menutupi kekurangan taman tersebut. Untuk itu, sebelum mengambil keputusan memilih satu desain pagar tertentu, sebaiknya mempertimbangkan terlebih dulu beberapa hal berikut ini:
1. Gaya pada rumah yang ingin diberi pagar.
Gaya rumah tersebut mengadopsi gaya rumah model apa? Apakah gaya country, modern minimalis, klasik, mediteran, atau lainnya? Atau mungkin mengikuti gaya etnik tertentu. Desain pagar sebaiknya masih satu tema dengan rancangan rumah sehingga pengembangan desain, bentuk, dan detail pagar juga akan mengikuti tema tersebut.
Misalnya desain dari ornamen, pilihan warna, material utama, dan material tambahan tidak akan lari dari tema umum. Untuk pagar rumah minimalis, biasanya memakai bentuk-bentuk yang sederhana dan lurus-lurus tanpa banyak menggunakan permainan bentuk.Hanya menggunakan keragaman dan kombinasi tekstur dari material pembentuknya.
2. Luasan rumah dan jarak terhadap bangunan.
Jarak antara rumah dan pagar juga patut menjadi pertimbangan. Apakah rumah termasuk rumah besar, sedang, atau rumah mungil dengan bentang pagar tidak lebih dari enam meter? Desain pagar rumah mungil sebaiknya jangan terlalu rumit dan warna-warni. Pilihlah bentuk ramping, sederhana, dan proporsional terhadap rumah.
Ukuran pagar yang tinggi, besar, serta terlihat “gagah” akan bagus dan pas untuk rumah yang besar dan luas seperti di perumahan elite. Karena walaupun pagar tinggi tapi karena rumahnya juga besar, maka pandangan terhadap rumah akan tetap terlihat jelas dari luar.
Sementara untuk rumah tipe mungil, sebaiknya tidak menggunakan pagar yang tinggi, sehingga nanti rumahnya malah tertutup semua. Pilih saja pagar yang juga mungil atau transparan. Untuk ukuran dan ketinggiannya biasanya berkisar antara 1,2 sampai dengan 2 meter, bergantung kepadatan lingkungan di sekitarnya.
3. Bentuk, warna, dan proporsinya.
Dalam hal ini, bentuk dan warna akan sangat membantu jika dipilih dengan benar. Untuk rumah ukuran besar dan sedang, ketentuan serta pendekatan desain dan penampilan sama dengan rumah mungil. Tetapi, untuk rumah besar memiliki banyak pilihan desain, lebih fleksibel, ornamen, dan bahan yang dipilih lebih bisa warna-warni. Lebih bisa pula diterapkan dalam berbagai bentuk serta tema. Tren bentuk railing pagar rumah akan selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan variasi bahan bangunan yang ada di pasaran. Selain itu, pengerjaan dengan teknik mesin bubut, teknik las, dan teknik pengecatan yang dimiliki para tukang juga sangat mendukung hasil akhir penerapan satu desain pagar.
Untuk desain pagar rumah minimalis biasanya hanya memakai pola-pola garis simetri, baik horizontal maupun vertikal yang sederhana atau kombinasinya. Sedangkan warnanya hanya menggunakan warna hitam, abu-abu, ataupun putih. Penggunaan warna hitam dan batu-batuan berwarna hitam bakal memberikan kesan kuat dan gagah. Sedangkan warna batuan putih atau krem akan memberi kesan ringan. Demikian pula warna finishing kayu natural akan memberi kesan ringan, sementara warna dark brown atau coffee brown akan memunculkan kesan berat.
4. Material yang dipilih.
Besi merupakan bahan yang banyak dipilih untuk digunakan karena relatif lebih murah dan mudah perawatannya. Di samping kuat, jika finishing-nya baik dan diberi antikarat, besi juga mudah dibentuk.
Terdapat beberapa jenis besi untuk bahan pagar. Misalnya besi cor, besi hollow, baja ringan, dan stainless. Untuk rumah mungil, pilihan pagar dengan material kombinasi besi dengan dinding bata pada bagian bawah sangat disarankan. Kayu juga banyak diminati, terutama jenis kayu keras yang tahan cuaca dan rayap. Jenis ini dapat difinish dengan cat, melamik, atau pelitur.
Untuk rumah mungil, pilihan material kayu disarankan dipotong dengan pola ukuran kecil dan di pasang vertikal. Kombinasi kayu dengan besi juga menjadi pilihan baik untuk rumah besar, sedang, maupun mungil. Kombinasi besi dengan dinding bata lapis jenis batu hias, semacam batu candi, andesit, batu granit, marmer, dan lainnya. Pemakaian jenis batu sebaiknya di-coating dengan polesan yang dijual di pasaran agar awet dan terhindar dari jamur.
Pasang secara vertikal ataupun horizontal atau secara acak dengan diberi tonjolan pada beberapa bagian tertentu untuk memberi kesan dinamis. Susunan batu dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam, baik susun bata, susun sirih, maupun susun rapi, baik secara beraturan ataupun acak. Namun, bidang dasarnya umumnya berbentuk kotak atau persegi panjang.
Untuk pagar rumah mungil, dianjurkan memilih jenis bebatuan selain berwarna hitam seperti batu candi atau andesit. Tetapi, jika tetap diinginkan, sebaiknya hanya dijadikan aksen. Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan semoga membantu dalam memutuskan dan merencanakan membuat pagar di halaman rumah. Semoga bermanfaat.
Mr. Ismail
No. HP. 081514026661 / 081311139362
No. HP. 081514026661 / 081311139362
Office : Jln. Raya Pasar Kemis –
Bermis Tangerang – Banten
No. Tlp. ( 021) 59313454, Fax : ( 021 ) 59313454
Email : anekacipta14@yahoo.com
No. Tlp. ( 021) 59313454, Fax : ( 021 ) 59313454
Email : anekacipta14@yahoo.com
Factory : Komplek
Pergudangan PDP, Jln. Rawa Indah Kebon Kelapa, Pasar Kemis Tangerang
Website : http://anekaciptakonstruksi.com / http://stainlesssteel.web.id/
Website : http://anekaciptakonstruksi.com / http://stainlesssteel.web.id/